7 Tips Ampuh Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Supaya Cepat Di Approve

7 Tips Ampuh Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Supaya Cepat Di Approve

7 Tips Ampuh Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Supaya Cepat Di Approve

Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang sering digunakan untuk pembayaran e-commerce di media internet. Semua tidak dapat menyangkal pentingnya sebuah alat pembayaran terhadap kartu kredit ini untuk bisa bertransaksi secara online.

Kalau memang anda seorang buyer maka terlebih seorang pebisnis online yang serius menekuninya, contohnya seperti saya yang membuka Jasa Internet Buying Agen di media internet, Dengan memiliki kartu kredit merupakan syarat yang sangat wajib. Karena kartu kredit merupakan alat pembayaran yang sangat banyak digunakan dan paling populer dipakai sebagai alat media pembayaran toko online di internet.

Dari hasil terhadap investigasi saya ke beberapa teman saya yang tidak memiliki kartu kredit, alasan yang paling banyak di ucapkan olehnya selain karena belum butuh banget adalah karena sulitnya untuk bisa mengurus aplikasi kartu kredit ke dalam bank.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ada syarat untuk memiliki akun PayPal yang sudah verified ( dapat digunakan berbelanja atau berjualan ) memang dibutuhkan adanya kartu kredit VISA atau Master untuk bisa memverifikasinya. Kalau memakai kartu debit belum semua bank dapat diterima oleh tools rekening PayPal.

Yang mengalami kesulitan dalam mengurus kartu kredit umumnya saja adalah para teman yang masih saja berstatus pelajar ataupun mahasiswa, ataupun memang belum memiliki pekerjaan yang tetap. Kedua, para pekerja yang freelance ataupun bukan pekerja di tempat kantoran. Sehingga, ada banyak yang memilih memakai VCC atau Virtual Credit Card ketimbang memakai kartu kredit yang nyata.

Saya sendiri sering menjumpai banyak sekali teman yang kesulitan untuk verifikasi ke rekening PayPal yang memang seharusnya memakai kartu kredit, berhubung karena mereka kesulitan untuk mengurusnya maka sebagian besar jauh lebih memilih praktisnya saja dengan memakai VCC.

Saya sih bukannya merekomendasikan bahwa jelek untuk memakai VCC. akan tetapi menurut saya tanggung sendiri kalau hanya memiliki VCC. Mengapa tidak langsung saja anda mengurus kartu kredit sekalian. Dan kedua, VCC itu memiliki banyak kelemahan serta sangat sulit sekali jalurnya kalau misalnya akun rekening PayPal Anda tiba-tiba di limit aksesnya oleh PayPal.

Contoh saja seperti kasus saya yang kemarin. Serta juga, Anda memiliki ketergantungan yang tinggi dan perlu untuk segera menghubungi pihak dalam pembuat kartu VCCnya secara reguler untuk bisa memperpanjangan masa berlaku terhadap kartunya sendiri, ataupun bila sewaktu waktu Anda sendiri suka ada masalah.

Sebetulnya apa saja yang bisa membuat orang menjadi kesulitan mengurus kartu kredit ? Apa karena mereka tidak mengetahui caranya? Ataupun sudah frustasi karena sering sekali ditolak?

Jika jawabannya salah satu ataupun kedua pertanyaan di atas ialah ya, Maka berarti Anda sendiri perlu sekali untuk membaca tips saya di bawah ini. Saya akan segera berbagi tips kepada Anda bagaimana cara terbaik untuk mengurus aplikasi kartu kredit supaya cepat di approve oleh pihak bank yang anda gunakan.

Silahkan saja anda memakai tips yang saya berikan berikut ini sebelum diri anda mengajukan aplikasi kartu kredit ke dalam bank.

1. Pilih bank yang kelas dua Kawan

Yang saya maksud akan bank kelas dua adalah maaf karena saya tidak bisa menyebutkan nama banknya, tetapi intinya bukan bank dari sebuah deretan bank papan atas kaya bank BCA, Mandiri, BNI dan juga BRI.

Bank papan atas ini memang kebanyakan sangat selektif dalam menerima calon para nasabah kartu kreditnya sendiri. Mengapa? Karena mereka merupakan bank besar atau bank papan atas, yang jelas mereka tidak pernah mencari kuantitas nasabah tetapi kualitas pada nasabah yang minim akan resiko kredit macet yang suka dicari.

Contohnya yang lain, bank asing juga termasuk yang memiliki seleksi ketat dalam menerima calon para nasabahnya. Maka, Supaya mudah untuk bisa mengurus aplikasi kartu kreditnya tersebut, Maka untuk tahap pertama kali dalam mengurus kartu kredit maka usahakan untuk segera menghindari berbagai bank ini kalau memang anda ingin cepat untuk di approve.

2. Pilih saja bank yang sama dimana tempat Anda sendiri menyimpan uang di dalam bank

Jika diri anda termasuk orang yang juga berprofesi bukan seorang karyawan tetap, bukan PNS atau ABRI, ataupun bukan kalangan eksekutif profesional, maka bank yang sangat ketat dalam memberikan approval kepada diri Anda. mengapa bisa begitu kawan? Karena tidak akan ada pihak ataupun korporasi yang dapat memberikan jaminan kepada diri anda sehingga pada bank kebanyakan menolak untuk memberikan permohonan aplikasi pada diri anda. Tidak peduli misalnya Ada seorang freelance yang memiliki penghasilan besar hingga mencapai ribuan dolar setiap bulannya yang melebihi karyawan sekalipun tetap saja akan ditolak oleh mereka. Tidak percaya? Saya memiliki teman yang suka berbisnis online penghasilannya besar yang sangat jauh melebihi gaji saya sebagai seorang chief engineer. Hingga sekarang teman saya sendiri ini masih merasa kesulitan untuk mengurus kartu kreditnya. Permohonan dirinya yang terakhir ke dalam bank BCA hingga sekarang ditolak, tidak akan ada kabar beritanya lagi.

Tetapi Anda tidak perlu merasa kecil hati, bukan berarti tidak akan ada celah untuk mensiasatinya supaya pihak bank bisa melirik aplikasi terhadap permohonan Anda. Tunjukkan saja kalau Anda merupakan nasabah bank itu yang dimana tempat Anda untuk menyimpan uang. Bank biasanya akan segera mempertimbangkan untuk bisa mengapprove permohonan kartu kreditnya kalau memang pemohon adalah nasabahnya sendiri tentunya. Terlebih jika Anda nasabah giro ataupun yang memiliki deposito besar di dalam sana. Ingat bahwa tulisan saya sendiri yang sebelumnya segera pada tulisan ini. bank yang sangat segan dengan orang yang dapat menyimpan banyak duit di dalam banknya.

3. Usahakan untuk cash flow pada keuangan di dalam rekening Anda selama waktu tiga bulan terakhir saldo dan lalu lintasnya menjadi besar

Yang tips ini untuk menyambung dengan tips yang nomor dua. Kalau diri anda ialah pekerja freelance ataupun pebisnis, umumnya saja akan ada bank yang segera meminta rekening koran dalam waktu tiga bulan terakhir yang memuat data finansial terhadap diri Anda. Jadinya, Pada saat Anda hendak mengurus kartu kredit maka usahakan lalu lintas atau cash flow pada keuangan Anda memang besar. Paling tidak di waktu tiga bulan yang terakhir. Bank yang biasanya bisa melihat ini untuk melihat akan kemampuan keuangan Anda sebagai bahan pada  pertimbangan mereka.

4. Cari saja referensi dari pemegang kartu kredit

Bank penerbit kartu kredit tidak jarang untuk sering melakukan promosi seperti member get member (MGM) kepada setiap nasabah kartu kreditnya. Nah, jangan pernah sia-siakan jika ada kesempatan sejenis ini untuk ikut apply atau oke saja jika ada teman yang menawari diri Anda. Bank umumnya akan segera mempertimbangkan kalau pemohon kartu kreditnya akan ada yang merekomendasikan. Bank bisa menganggap Anda juga direferensikan oleh pemegang kartu lainnya maka layak dan jadi dalam pertimbangan bank untuk bisa mendapatkan kartu kredit.

5. Apply penawaran kartu kredit di sebuah mal

Kalau diri anda sering berpergian ke toko mal maka tidak jarang untuk menemui marketing bank tertentu yang dapat menawarkan aplikasi kartu kredit. Tidak akan ada salahnya jika anda mencoba menerima tawaran semacam ini saja. Karena bank juga memberikan banyak kemudahan dan syarat yang memang tidak ribet atau sulit. Biasanya saja bank hanya segera meminta foto copy KTP saja maka sudah cukup. Karena cukup mudah akan syaratnya maka tidak akan ada salahnya untuk anda coba.

6. Urus kartu kredit di kota dimana Anda sendiri tinggal sama seperti KTP Asli Anda

Tidak semua akan ditolaknya permohonan aplikasi kartu kredit karena sebuah alasan finansial. Tidak jarang penolakan karena masalah domisili yang juga menjadi bahan pertimbangan oleh bank. Bank yang biasanya langsung menolak permohonan terhadap aplikasi kalau memang alamat rumah seorang calon pemohon kartu kreditnya yang berasal dari luar kota. Karena bank tentunya tidak mau mengambil resiko yang besar jika sampai terjadi kredit macet terus akhirnya kesulitan mencari alamat nasabahnya karena mereka jauh sekali tinggalnya. Jadinya, mengurus segera kartu kredit di kota tempat tinggal Anda sendiri. Jangan di kota perantauan dengan memakai alamat kost ataupun alamat kontrakan anda.

7. Pasang saja telepon (PSTN) di dalam rumah dan kantor

Tips yang ketujuh ini juga tidak kalah pentingnya. Bank sebelum mereka menyetujui permohonan aplikasi Anda maka biasanya dirinya akan crosscheck dengan cara menelpon ke dalam rumah dan kantor Anda. Jika memang rumah dan juga kantor Anda ada nomor telponnya dan juga mudah dihubungi, maka ini sangat membantu pada pihak bank untuk segera memutuskan untuk segera menyetujui permohonan diri anda. Mengapa harus telpon rumah (PSTN) ? Karena nomor PSTN yang umumnya pasca bayar yang juga terdaftar jelas siapa saja pemiliknya di Telkom. Jadinya akan menjadi lebih trust dibandingkan telpon seluler yang juga kebanyakan adalah nomor prabayar. Survey dalam permohonan aplikasi pada kartu kredit, pihak bank akan segera meng-ecek via telpon terlebih dahulu ke dalam alamat yang berada di data aplikasinya tersebut. Jika rumah dan kantor Anda memang sulit untuk dihubungi maka bank tanpa berpikir lebih panjang lagi akan segera menolak permohonan aplikasi terhadap kartu kredit diri anda.
Share on :
7 Tips Ampuh Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Supaya Cepat Di Approve
7 Tips Ampuh Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Supaya Cepat Di Approve
Reviewed by Dylan Heyes
Published :
Rating : 4.5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar