Wismilak Diplomat isi 16 Batang, Produk SKM Full Flavor Pasar Premium dari Wismilak

Selamat sore,

Beberapa hari ini admin mulai sering kembali membuka blog, mengingat sepertinya antusias para pembaca cukup tinggi terhadap review mengenai rokok serta keunggulan yang dimiliki. Sayapun seorang admin cukup senang mengingat sebenarnya blog ini diciptakan untuk membagi apa yang saya rasakan kepada para pembaca mengenai sebuah rokok. Beranjak dari hal itu, blog ini pada bulan depan akan merayakan ulang tahunnya yang pertama. Mungkin saya akan memberi semacam kuis di bulan depan. Itupun kalo memang saya ada budgetnya.

Saat ini saya akan mereview rokok yang beberapa bulan belakangan mulai masuk kawasan Depok dan sekitarnya. Yaitu Diplomat isi 16 batang. Dalam hal ini, saya kira kemasan yang digunakan sama dengan yang terdahulu sebelum Diplomat merayakan ulang tahunnya yang ke 25. Namun ternyata kemasan ini sepertinya berubah. Mungkin dirasa dengan kemasan yang sekarang, Wismilak Diplomat akan lebih menjual dari segi kemasan. Sebenarnya yang paling umum dijual ialah isi 12 batang, namun karena saya melihat tidak ada yang mereview versi 16 batang maka saya coba membuat reviewnya di blog ini.

Ada beberapa alasan mengapa Wismilak Diplomat mengubah kemasannya pada tahun 2014 dan melanjutkannya pada tahun 2015 dan seterusnya serta membuat kemasan versi 16 batang diantaranya:
  1. Penjualan Wismilak Diplomat dirasa kurang begitu baik pada saat menggunakan kemasan lama. Dalam hal ini, Wismilak berusaha memulai rejuvenatenya diawali dengan 25th Anniversary Limited Edition yang mulai dijual pada sekitar tahun 2014 yang mencerminkan keekslusifan serta kesan elegan yang ingin dibawa oleh rokok ini. Wismilak Diplomat sendiri masuk dalam kategori SKM Full Flavor segmen High-end, dimana Wismilak Diplomat memiliki harga yang terhitung mahal untuk isi 12 batang, dalam hal ini harga terakhir saya lihat untuk isi 12 batang ialah 16.000. Dengan kemasan yang lebih elegan, Wismilak Diplomat ingin menjual kesan kesuksesan yang lebih kepada perokoknya. Pada tahun 2015, promosinya mulai digencarkan dimana dalam iklannya ingin mengajak perokok high-end agar bisa sukses namun bertanggung jawab. Dan pada tahun awal 2016, sepertinya Wismilak Diplomat mulai menggencarkan promosi kemasan barunya dengan pattern yang khas dan terkesan elegan.
  2. Wismilak Diplomat merupakan kompetitor kuat dari Djarum Super serta Gudang Garam Surya dimana mereka bertiga memiliki bentuk fisik yang sama serta kemasan yang ada ialah 12 batang dan 16 batang. Kompetitor Wismilak Diplomat memiliki kekurangan yang sama, yaitu bagian batang rokok yang terkesan old fashioned dan cenderung kurang bisa menjual keekslusifan yang menjadi ciri khas dari rokok ini. Semisal saja pada bagian tipping paper, kompetitor memiliki warna cork yang sama serta kertas rokok yang modelnya sangat umum dijumpai. Wismilak Diplomat menawarkan hal lebih dengan batang rokok yang lebih elegan serta lebih eksklusif dibandingkan kompetitor.
  3. Pendistribusian Wismilak Diplomat saat ini dikatakan lebih merata dibanding dahulu terutama untuk kemasan 16 batang. Dahulu saya tidak menjumpai adanya kemasan isi 16 batang di daerah Depok dan sekitarnya. Belakangan, saya baru bisa menemukan versi 16 batang di minimarket yang dekat dengan tempat saya tinggal.
Itulah yang menyebabkan Diplomat mulai mengganti kemasannya dan mencoba menjual versi 16 batangnya secara massal di kawasan Depok dan sekitarnya. Baiklah saya akan mereview rokok ini mulai dari harga dahulu. Untuk harga rokok ini ialah Rp. 20.600 (cukai 16.200) dengan kuantitas isi 16 batang. Cukup mahal, namun sepertinya sebanding dengan kesan high-end yang ingin dijual. Untuk harga saya beri nilai 6.8 dari 10.

Kemudian kita coba lihat kemasannya dengan seksama







Kemasannya bisa dibilang sangat menjual dan menampilkan keekslusifan yang ingin dijual oleh rokok ini. Basis warna yang digunakan ialah hitam emas, dengan adanya pattern garis yang membentuk persegi sebanyak 14 garis yang menghadap persegi panjang sebanyak 14 garis. Dalam hal ini pattern persegi dan persegi panjang membentuk sebuah pola yang membentuk seperti layang-layang. Angka 14 sendiri pada garis dari pattern tersebut bisa bermakna adanya keseimbangan blend yang dimiliki dari rokok ini. Dalam hal ini terdapat objek persegi berwarna abu-abu yang melatari tulisan Diplomat disertai garis merah. Tedapat juga logo Wismilak beserta lambangnya yang transparan namun bisa diraba. Dalam hal ini, terdapat logo Wismilak Premium yang dibawahnya terdapat tulisan A WISMILAK PREMIUM BLEND yang bermakna penggunaan bahan baku terbaik pada rokoknya dan grade yang digunakan merupakan grade terbaik. Terlihat juga pembuka wrap dari rokok ini bertuliskan WISMILAK yang terlihat shiny dan memiliki warna ketika terkena sinar matahari mirip dengan pelangi. Pada bagian deskripsi kemasan terdapat tulisan yang intinya ialah perpaduan blend Wismilak yang terdiri dari tembakau dan cengkeh pilihan untuk menciptakan kenikmatan merokok dan memiliki kebanggaan sendiri. Bagian samping kemasan terdapat tulisan 16 yang mencerminkan kuantitas rokok ini yaitu 16 batang. Ada yang berbeda dengan rokok pada umumnya, dimana penempatan jenis Sigaret yang digunakan (yakni SKM) berdekatan dengan kode produksi dari rokok ini dan tidak tercetak dari awal kemasan. Intinya, kemasan ini menawarkan keekslusifan dan blend yang premium yang ingin dijual rokok ini. Saya sangat senang dengan kemasan ini. Untuk kemasan saya beri nilai 9.3 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Terlihat jelas rokok ini memiliki model yang sama dengan Surya 16 dan Djarum Super 16 dimana kemasan ini mengadopsi rokok International yang mirip dengan Dunhill International yang dulu sempat beredar. Model hinge-lid ini bisa disobek untuk memperluas batang rokoknya dikarenakan ada batasan robeknya. Dalam hal ini terdapat dua foil dimana seseorang bisa merobek salah satu bagian dahulu, dalam artian jika bagian lain sudah habis maka bisa merobek bagian selanjutnya dan dengan adanya dua foil ini maka freshness lebih bisa terjaga dibandingkan dengan satu foil saja. Foil pada rokok ini cenderung soft ketika dipegang, dengan adanya tulisan Diplomat di bagian tengah dari foil rokok tersebut dan warna dasar emas.

Kemudian kita robek salah satu foilnya dahulu dengan seksama


Susunan batang rokok ini ialah 8 di bagian kiri dan 8 di bagian kanan, dengan susunan masing-masing 4 di bagian depan dan 4 di bagian belakang di dalam 8 batang tersebut. Terlihat pada bagian batang rokok filternya warna putih dengan adanya garis berwarna merah. Sangat tidak umum untuk jenis SKM Full Flavor dimana pada umumnya jenis ini memiliki warna cork dengan corak khas.

Kemudian kita coba tarik batang rokoknya dengan seksama


Batang rokok ini bisa dibilang sangat berbeda dengan rokok pada umumnya walaupun secara panjang sama dengan Surya dan Djarum Super. Diameter rokok ini bisa dibilang cukup gemuk. Kertas rokok ini memiliki paper burn area bertipe kotak-kotak. Bisa dibilang tidak ada yang bisa meniru rokok ini. Pada bagian atas kertas rokok, terdapat tulisan Diplomat berwarna merah yang disertai dengan garis merah. Bagian tipping paper rokok ini memiliki batasan berupa garis merah dengan adanya kotak berwarna silver yang terlihat shiny dengan adanya garis merah di bagian atasnya. Tidak terdapat perforasi, mengingat rokok ini masuk kedalam SKM Full Flavor.

Kemudian kita coba rasakan rokoknya dengan seksama


Rasa rokok ini memiliki awalan spicy disaat pembakaran awal yang berlanjut rasa fruity yang khas disertai dengan sensasi fermented yang ingin dijual rokok ini. Saus rokok ini berbasis buah berry (dalam hal ini mirip dengan blueberry) yang berpadu dengan rasa unik dari buah ceri dengan adanya sentuhan nanas dan sedikit sentuhan vanilla. Dalam hal ini, rokok ini tidak terlalu manis layaknya kompetitor, dimana rokok ini memiliki rasa khas fruity khas Wismilak yang tidak terlalu terasa aroma manis. Rasa manisnya bisa dibilang sangat pas dengan sensasi manis fruity fermented di tenggorokan. Penggunaan cengkeh Manado yang menjadi ciri khas Wismilak menimbulkan aroma yang sangat harum, dalam hal ini saya merasakan perbedaan yang jauh dengan kompetitor. Rasa spicy disini cukup intens, dalam hal ini saya bisa merasakannya hingga akhir hisapan. Blendnya sangat earthy dan balance, dalam hal ini sangat rich dalam hal penggunaan tembakau lokal berkualitas yang sudah mature. Rasa aging juga terasa ketika saya merasakan rokok ini. Tarikannya sangat smooth dan mantap, ada sedikit rasa harshness namun intensitasnya kurang kuat. Saya sedikit merasakan throat hit pada rokok ini, namun dengan intensitas yang sangat pas. Tidak terlau berat ketika saya menarik rokok ini, walaupun kadar tar rokok ini ialah 35 mg. Durasi bakar bisa dibilang sangat lama, dan aroma rokok ini sangat harum. Tidak meninggalkan aftertaste yang membuat tenggorokan tidak nyaman. Saya sangat senang dengan rasa dari rokok ini, yang jelas menurut saya pribadi sangat senang. Untuk rasa saya beri nilai 9 dari 10.

KESIMPULAN

Rokok ini sangat pas bagi anda yang menginginkan sensasi lain dari SKM Full Flavor dengan kemasan yang elegan dan batang rokok yang tidak terlihat old fashioned. Dengan kemasannya yang sangat menjual, penampilan yang eksklusif dan rasanya yang nikmat, rokok ini mampu bertahan dan cukup digemari sejak 1989. Namun kelemahan rokok ini ialah pada harganya yang mahal serta distribusi yang menurut saya sangat susah ditemui di warung-warung. Untuk ukuran rokok high-end, rokok ini sangat menarik menjadi rokok sehari-hari. Namun dengan konsekuensi keluar harga yang lebih untuk mendapat rokok ini. Yang jelas saya sangat senang dengan rokok ini. Overall saya memberi nilai rokok ini 8.36 dari 10. Keunggulan rokok ini terletak pada kemasannya dan rasanya, namun secara harga kurang begitu baik.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok dan ask saya di ask.fm/reviewrokok. Sekian dan terima kasih.
Share on :
Wismilak Diplomat isi 16 Batang, Produk SKM Full Flavor Pasar Premium dari Wismilak
Wismilak Diplomat isi 16 Batang, Produk SKM Full Flavor Pasar Premium dari Wismilak
Reviewed by Dylan Heyes
Published :
Rating : 4.5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar