Panduan Lengkap Bunuh Diri Paling Cepat Dan Tidak Menyakitkan

Panduan Lengkap Bunuh Diri Paling Cepat Dan Tidak Menyakitkan, Akhir ini ada banyak sekali berita orang yang melakukan aksi bunuh diri, saya pikir-pikir bisa jadi lahan terhadap bisnis juga ini. Yah, bunuh diri emang gampang-gampang sulit. Prosedurnya meleset sedikit saja bisa berantakan, bukannya mati malah kentang, kena tanggung. Mati nggak, hidup nggak. Buang-buang duit pula. Maka dari itu, saya akan berbagi tips-tips cara bunuh diri yang baik dan benar sesuai EYD. Supaya hajatan bunuh dirinya bisa mencapai tahap kesempurnaan tanpa cela apapun. Gratis !

1. Gantung Diri Sampai Mati!

Gantung Diri Sampai Mati!

Cara ini yang paling banyak dilakukan orang-orang, entah mengapa yah? Dalam beberapa kasus cara ini cukup efektif, tetapi tali yang digunakan harus cukup kuat begitu pula dengan simpulnya. Proses gantung diri biasanya memakan waktu 5 hingga 20 menit tergantung dari kekuatan fisik dan leher pelaku. Caranya cukup mudah anda hanya perlu mengikatkan seutas tali pada tiang pintu, batang pohon, simpul bawahnya membentuk lingkaran untuk leher anda simpulnya setengah meter lehih tinggi dari tinggi badan. Ya sudah gantungkan saja, siap mati dengan cara seperti itu? Kalau rumah anda jadi rumah angker gimana hah!

Tapi kalau menurut saya ini cara yang paling menyiksa diri karena harus menunggu benar-benar tidak bernafas. Pada saat tergantung, pelaku akan mengalami sesak nafas dan sakit luar biasa di daerah leher dan tengkuk. Mata bakal keluar karena kesakitan, sehingga saat mau ditutup matanya tidak bisa karena badan sudah kaku dan dingin, lidah melelet (kayak anjing). Setelah itu perut dan dada akan kejang karena diafragma berkontraksi dengan hebat untuk menghirup udara, dan ini sangat menyakitkan. Diafragma yang over kontraksi ini pula yang menyebabkan pelaku mengeluarkan sperma bahkan fases di duburnya. Secara refleks, pelaku biasanya tidak tahan lalu mencoba melepaskan diri, sekalipun sudah terlambat.

Kemungkinan hidupnya memang sudah terlalu sering digantung. Digantung oleh ketidakpastian dan harapan-harapan kosong yang tidak pernah menjadi nyata. Harapan untuk keluar dari garis kemiskinan. Harapan untuk mendapat kehidupan yang layak. Harapan untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik. Dan sejuta harapan-harapan lain yang hanya akan tertinggal menjadi harapan-harapan kosong baru untuk anak dan istrinya.

2. Memotong Nadi Dengan Silet Sampai Mati!

Memotong Nadi Dengan Silet Sampai Mati!

Nah ini juga tetap saja menyiksa diri, karena kita harus menunggu 1 jam buat darah kita habis kemudian mungkin nanti kepalan akan terasa pusing/pening baru pingsan dan mati deh.

Mayoritas orang bunuh diri dengan menggunakan cara ini berharap bisa meninggal karena kehabisan darah. Tetapi hal ini cukup konyol, karena tubuh memiliki mekanisme untuk kembali memproduksi darah saat ada darah keluar. Sehingga pelaku akan ‘lama mati’ jika bunuh diri dengan cara ini, yaitu rata-rata sekitar 45 menit bahkan lebih. Pada proses yang cukup lama ini pelaku akan merasa nyeri dan sakit yang luar biasa, pertama di tangan, lalu di sekujur tubuh. Berkurangnya jumlah darah secara drastis menyebabkan pelaku sangat kedinginan, lemas, dan kesemutan di sekujur tubuh. Biasanya juga disertai sakit kepala luar biasa karena berkurangnya transfer darah ke otak.

Mati seperti ini cuman buat kotor kamar mandi dengan darah. Kemungkinan mereka ingin membuktikan bahwa silet itu benar-benar tajam. Bisa juga karena penasaran apakah darah mereka berwarna biru atau merah? Yang jelas rasanya bakal menyakitkan dah coba saja tes tangan anda saat disayat pisau ?

3. Terjun dari Ketinggian

Terjun dari Ketinggian

Dalam beberapa kasus, cara ini juga cukup efektif. Tetapi sebaiknya pelaku menjatuhkan diri dari ketinggian lebih dari 20 meter atau setara dengan gedung 5 lantai. Diusahakan pula dasar lantai terbuat dari bahan keras, seperti semen atau beton. Lantai dari tanah, air, sungai, atau rumput, apalagi yang ada pohonnya harusdihindari karena bersifat elastis dan meredam benturan.Yang membuat repot, agar efektif pelaku harus jatuh dengan posisi kepala di bawah. Posisi ini sangat sulit terutama bagi orang yang tidak terlatih untuk terjun bebas. Berat kepala lebih ringan dari tubuh sehingga kepala cenderung terdorong ke atas pada saat melayang.

Posisi yang tidak sempurna saat terjun menyebabkan pelaku tidak mati seketika saat terjatuh di lantai dasar, sering didapati pelaku masih bernafas 1 hingga 10 menit sesudah jatuh. Sering dijumpai pula pelaku masih berusaha menggerak-gerakkan tubuhnya, mengerang, bahkan berteriak sekalipun tulang-tulangnya remuk, danini tentu sangatmenyakitkan.Lebih sakit lagi jika ternyata pelaku tersebut menjatuhkandiri dari ketinggian yang tidak seberapa, biasanya hanya tulang-tulang tertentu saja yang patah dan organ-organ tubuhnya masih normal. Karena tidak mati maka pelaku akan segera ditolong oleh orang-orang di sekitarnya. Cerita selanjutnya bisa ditebak, sakit yang amat panjang akan pelaku rasakan saat dirawat di rumah sakit. gak kebayang bukan sakitnya kalau gagal!

4. Bakar Diri Sampai Hangus!

Bakar Diri Sampai Hangus!

Kalau cara ini harus menunggu 10 menit baru kalian mati. Lalu jika seandainyasebelum 10 menit apinyasudah padam pasti kalian masih hidup tapi kalian cacat dan jelek (gosong). Bakar diri dinilai sebagai cara yang paling bodoh untuk bunuh diri. Seperti yang diketahui, 60% tubuh manusia terdiri dari air. Hal inilah yang membuat manusia sulit terbakar. Tidak percaya? coba lumasi kelingking dengan bensin dan bakarlah, maka kurang dari 2 menit api itu mati dengan sendirinya. Fakta membuktikan bahwa 90% orang yang membakar dirinya tidak mati, justru ia akan merasa sakit yang luar biasa saat dirawat di rumah sakit.

Memang pelaku tetap bisa mati, tetapi membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Itu pun jika apinya tidak mati lebih dulu. Pada saat 20 menit itu pelaku akan merasakan panas dan sakit yang luar biasa, bahkan saking sakitnya sering dijumpai pelaku tidak tahan dan berusaha memadamkan api saat proses berlangsung. Kebanyakan orang gagal bunuh diri dengan bakar diri karena apinya sudah mati sedangkan orangnya belum mati. Pada saat pelaku ‘gagal mati’ inilah sakit yang amat sangat akan dirasakan, bergerak pun tidak bisa, apalagi melanjutkan proses bunuh diri. Pelaku tetap hidup karena seluruh organ tubuh masih normal, biasanya hanya kulit dan mata saja yang rusak karena api.

Tapi sayangnya cara ini amat menyakitkan. Bayangkan setiap lapisan kulit kita harus dihanguskan hingga lapisan dalam atau organ tubuh dalam hangus baru kita mati.. Berapa lama coba penderitaannya? Iya kalau bakarnya dengan api yang besar sekali. Kalau bakar dengan menyiramkan badan dengan bensin atau minyak tanah saja?? Lama baru matinya.. Penderitaannya itu lho?? korban pasti akan merasakan panas dan kesakitan yang sangat luar biasa.

5. Minum Racun Serangga Sampai Mati!

Minum Racun Serangga Sampai Mati!

Dalam hal ini yang paling populer tentu merek Baygon cair. Mau Baygon rasa apa?? ada lavender, ekstra lemon, atau jeruk. Entah apa yang membuat baygon ini dipilih oleh para bunuh diri. Padahal di sana jelas-jelas tertulis obat serangga, tapi masih diminum juga.Atau bisa jadi mereka tidak bisa membedakan tulisan antara Baygon dengan Mizone yang warnanya hampir mirip. Sebab kabarnya, angka buta huruf di Indonesia masih cukup tinggi. Hanya mereka dan Tuhan yang tahu.

Tahukah anda bagaimana tubuh berkontraksi secara hebatnya ketika racun tersebut sudah menjalar ke tubuh anda ? Untuk menghentikan kerja seluruh komponen tubuh diperlukan proses yang sangat menyakitkan diri orang tersebut.Pelaku akan mati dalam waktu agak lama, bisa lebih dari satu jam. Semua tergantung dari racun apa yang diminum. Biasanya pelaku merasa sakit luar biasa di perut, mual-mual, dan diare. Sakit kepala luar biasa juga akan dialami yang diiringi dengan lemasnya tubuh karena darah yang mengental. Seseorang yang mengalami ini biasanya tidak tahan lalu mulai mencari pertolongan.

6. Menenggelamkan Diri Sendiri Kedalam Air Sampai Mati!

Menenggelamkan Diri Sendiri Kedalam Air Sampai Mati!

Entah mengapa kok mau-maunya menenggelamkan diri sendiri.Karena kepanikan yang luar biasanya semakin tenggelam, air masuk hidung dan mulut. Pertamaakan melihat air yang keputihan, lalu menjadi kekuningan. Hampir pingsan dan mulai gelap. Cara ini memang cukup efisien dan tidak terlalu menyakitkan? Asalkan anda siap paru-paru anda hancur akibat menahan nafas terlalu lama.

7. Tidur di Rel Kereta Api Sambil Menabrakkan Diri!

Tidur di Rel Kereta Api Sambil Menabrakkan Diri!

Meskipun mengerikan dan ekstrim tapi ini cara yang tepat untuk mati dalam seketik!!? Gimana tidak seketika, mati hanya dalam hitung detik. Tapi kebanyang kan saat anda menonton tv tentang berita pembunuhan yang kasusnya korbanya di mutilasi/dipotong-potong bagian tubuhnya? Kan susah juga kalau gitu? Anda mau mati dengan cara tubuh anda terpisah-pisah?

8. Tembak Kepala dengan Pistol Ekstrim!

Tembak Kepala dengan Pistol Ekstrim!

Ini adalah salah satu cara bunuh diri yang paling banyak di amerika. Kalau menurut saya ini paling ribet walau kelihatan mudah tapi ini lumayan ribet. Emang anda bisa dapat dari mana senjata (pistol)? Kalau cara yang ini memang butuh modal dan keberanian. Modalnya harus menyiapkan senjata api. Keberaniannya harus meng-shoot senjata pada diri sendiri.Karena kalau gemetaran pada waktu nembak, bisa-bisa kita tetap selamat tapi wajah udah hancur lebur.. Kan repot. di bawah kerumah sakit di operasi sakitnya malah 2x lipat gak jadi mati hah!

9. Menyumbat Aliran Nafas Sampai Mati!

Menyumbat Aliran Nafas Sampai Mati!

Dengan tersumbatnya aliran oksigen membuat sistem tubuh akan berkontraksi sedikit demi sedikit. Pertama-tama yang diserang adalah syaraf motorik anda atau otak, baru kemudian dilanjutkan dengan organ dalam tubuh dan terakhir adalah kulit atau organ luar tubuh. Walaupun prosesnya cukup singkat namun efek yang dikeluarkan membuat kita akan sangat tersiksa terutama pada saat kontraksi pada bagian dalam tubuh.. Jantung akan berdetak dengan tidak normal, sampai kita akan seperti kejang-kejang karena tak ada asupan oksigen.. tubuh akan secara alamiah berontak katena kerja otot juga akan tidak bisa dikendalikan disebabkan syaraf motorik kita juga telah rusak. Dan akhirnya sedikit demi sedikit namun pasti akan membunuh anda. Yah mungkin ini cukup efisisen sih, tapi apa anda yakin bisa menahan sakit selama berjam-jam, coba saja anda tutup hidung anda selama 10 menit ? Pasti sudah gak tahan!.

10. Minum Obat Sampai Over Dosis!

Minum Obat Sampai Over Dosis!

Bagi orang-orang putus asa, mati oleh tangan mereka sendiri atau melalui penggunaan obat-obatan dipandang sebagai pelarian dari semua masalah dan rasa sakit. Yah kalau anda mati? Kalau gak mati kan malu sendiri! Sakitnya pasti tambah parah kalau ketahuan keluarga/teman pasti segera dilarikan ke rumah sakit, udah gagal pasti nantinya bikin malu keluarga wah!

10 Cara Bunuh Diri yang Efektif, Cepat dan Bersih


Banyak orang memulai dengan inisiatif melakukan bunuh diri untuk mengatasi masalah. Padahal itu adalah jalan yang berdosa, Allah mengharamkan orang untuk melakukan bunuh diri. Tapi manusia adalah makhluk yang tidak sepenuhnya penurut.

Sudah banyak yang bersedia membantu bagi orang yang dirundung masalah sampai muncul pikiran untuk bunuh diri. Saudara, ahli psikologi, dokter, guru, teman, pacar, orang tua, polisi dan lain – lain. Tapi, masih banyak saja orang yang melakukan bunuh diri.

Kalau sudah seperti itu, solusinya adalah memberikan cara yang cepat dan sesedikit mungkin menyakitkan, (mengesampingkan masalah dosanya) dan cobalah untuk jangan terlalu merepotkan orang lain.

1. Gantung Diri

Gantung diri memang mudah tinggal cari tali, kain atau apapun yang cukup panjang di ikat pada tiang yang cukup tinggi, naik ke kursi ikat talinya ke leher, jatuhkan kursinya, selesai. Tapi butuh waktu beberapa menit anda akan mati. Sel – sel otak akan mati dan berhenti bekerja setelah beberapa menit tidak ada pasokan oksigen, jadi anda akan merasa sesak napas, mata akan terasa ada yang menekan dan muka anda akan membiru tanda kekurangan oksigen.

Sejatinya anda akan menderita selama sekitar 5 sampai 15 menit. Itu belum lagi kalau anda memasang tali tidak tepat pada leher, kalau leher anda miring ke kiri atau kekanan dan tidak tepat pada saluran pernapasan maka  semakin lama anda mati. Penderitaan dalam menunggu ajal membuat anda berubah pikiran, sepertinya sudah terlambat, maka tujuan anda berhasil dan MATI. Ya begitulah nasib seorang yang bunuh diri. Tapi bagaimana jika ada orang yang mendengar anda atau tahu anda melakukan bunuh diri dan secara tepat sebelum anda mati anda berhasil diselamatkan.

Sebelum anda berterima kasih pada penyelamat anda, ketahui ini selama beberapa menit sebelum anda ditolong, sebenarnya anda telah mencegah oksigen masuk kedalam otak yang menjadi makanan sel otak. Selama beberapa menit itu anda telah merusak sel – sel otak anda secara permanen. Tidak tahu sel otak bagian mana yang telah mati maka anda telah mengalami cacat permanen. Bisa saja anda buta, menjadi lemah mental, kehilangan pendengaran, lumpuh, semuanya mungkin kalau bagian otak yang rusak. Maka anda akan menyesal seumur hidup, dan akhirnya menghargai hidup.

Saya tidak menjelaskan gantung diri yang dilakukan untuk mengeksekusi terpidana mati, karena anda harus pandai menghitung. Pada eksekusi hukuman gantung berbeda dengan gantung diri sendiri. Mereka menghitung berat badan terpidana dengan panjangnya tali gantungan, jika terpidana bertubuh gemuk maka tali lebih pendek dari tubuh yang kurus. Mereka bertujuan mematahkan tulang leher pada terpidana supaya cepat mati, bukan mati karena tercekik. Tapi jika mereka salah perhitungan dan terpidana tidak patah tulang lehernya maka itu kesialan terpidana karena akan mati tercekik.

Biaya: Sangat Murah (nilai  9)
Kecepatan Mati: Lambat (nilai 3)
Tingkat Penderitaan: Sangat menderita (nilai 2)
Tingkat kerepotan orang lain: cukup (nilai 5)
Nilai Rata – Rata: 4.75

2.  Minum Racun

Tergantung racun apa yang anda minum. Bagaimana kalau kita lihat yang ada disekitar kita. Contohnya adalah cairan pembersih lantai, racun serangga, dan racun tikus. Pembersih lantai tidak akan membuat anda cepat mati, tapi kalau membuat anda menderita sangat jelas sekali iya. Dalam cairan pembersih lantai terdapat asam sebagai zat peluntur kotoran, sebagian cairan kadar asamnya berbeda –beda, ada yang cukup kuat ada yang tidak seberapa.

Tapi berapapun kadar asam pada cairan pembersih lantai semuanya akan membuat lambung anda terbakar. Dan asam yang sudah ada pada lambung memperburuk hal itu. Racun serangga, terdapat bahan aktif pada racun serangga yang sangat mematikan bagi serangga meskipun dalam jumlah kecil. Tapi tidak pada manusia, tapi jika anda meminumnya maka anda memasukkan bahan aktif tersebut kedalam lambung dalam jumlah besar, maka itu akan menjadi mematikan.

Saya sarankan jangan minum cairan pembersih lantai atau racun serangga setelah makan karena makanan akan memperlambat penyerapan racun oleh tubuh, dan anda akan mati lama atau bahkan tidak jadi mati tapi malah cuma menderita. Bagaimana dengan racun tikus, racun tikus bahan dasarnya adalah sianida, cukup kuat membuat anda mati meskipun jumlahnya sedikit, semakin pekat semakin cepat anda mati.

Sepertinya ini cara yang tepat untuk bunuh diri. Tapi tunggu dulu, perlu saya jelaskan apa yang akan terjadi jika anda menelan racun tikus, yang anda rasakan adalah pusing yang amat sangat, muka pucat, bibir membiru tanda keracunan, keluar busa pada mulut sebagai reaksi lambung menghasilkan asam lambung yang mencoba untuk menetralisir racun pada tubuh tapi gagal. Kejang – kejang otot sebagai reaksi racun telah masuk aliran darah, kegagalan sistem tubuh termasuk otak dan anda akan mati. 

Dari awal minum racun sampai anda mati kurang lebih 10 menit, tergantung pada banyaknya racun yang anda minum dan kadar kepekatan racun. Satu hal lagi, jangan minum racun setelah anda makan. Dari ketiga racun itu, ketiga – tiganya membuat lambung anda iritasi dan mengalami luka itulah mengapa mulut anda mengeluarkan busa kemerah – merahan, karena lambung luka dan mengeluarkan darah. Silahkan membayangkan sendiri bagaimana sakitnya dan menderitanya cara ini.

Biaya: Cukup (nilai 5)
Kecepatan mati: Sangat Lambat (nilai 2)
Tingkat Penderitaan: Sangat Menderita (nilai 2)
Tingkat Kerepotan Orang lain: Cukup (nilai 5)
Nilai Rata – Rata: 3.5

3. Terjun Bebas

Kayaknya cara ini cukup bagus membuat anda mati seketika. Cuma pastikan anda berada pada ketinggian yang cukup supaya langsung mati, dan bukan terjun kedalam air. Tapi anda merepotkan orang lain, mungkin setelah anda terjun bebas dan mati anda tidak akan peduli terhadap orang lain. Tapi saya peduli. Ini yang terjadi setelah anda terjun dan mati seketika. Ketika anda jatuh dan menghantam lantai beton, tanah atau aspal, apapun posisi tubuh anda ketika menghantam bumi , yang terjadi adalah tubuh anda pecah, dan anda tertusuk oleh tulang - tulang anda sendiri.

Tubuh manusia sebagian besar adalah cairan, ketika anda jatuh, keadaan anda sama dengan balon karet yang di isi penuh dengan air dan dijatuhkan dari gedung, maka balon pecah dan air berada dimana-mana. Kepala anda akan pecah, usus, lambung akan melesak keluar dari perut. Isi perut anda terburai, tulang yang ada pada tubuh anda akan menusuk daging sampai keluar dan kelihatan. Darah pastinya menyebar kemana-mana. Semakin anda gemuk semakin luas anda pecah. Anda sungguh – sungguh membuat orang repot.

Biaya: Non Biaya (nilai 10)
Kecepatan Mati: Sangat Cepat (nilai 9)
Tingkat Penderitaan: Tidak Menderita  (nilai 9)
Tingkat Kerepotan Orang Lain: Sangat Buruk sekali (nilai 1)
Nilai Rata – Rata: 7.25

4. Menenggelamkan Diri

Menenggelamkan diri bukanlah cara orang yang benar – benar ingin mati, setelah loncat dan terseret air, anda akan merasa tidak segera mati. Dan ketika anda panik maka yang anda lakukan adalah berteriak minta tolong. Jadi, apa maksud anda… anda hanya mencari perhatian.

Mati dengan cara menenggelamkan diri biasanya terjadi bukan karena anda sengaja memasukan air kedalam paru – paru. Tapi anda akan menahan napas agar air jangan sampai masuk ke paru – paru, jadi sekali lagi apa maksud anda…. Ingin mati tapi menahan napas, berarti anda masih ingin hidup.

Ketika anda tenggelam dan anda akhirnya mati juga itu artinya anda tenggelam kemudian menahan napas agar air tidak masuk, ketika sudah seperti itu rasa takut dalam alam bawah sadar anda menahan sebisa mungkin napas anda. Ketika hal itu terjadi, otot pernapasan anda dalam hidung tanpa sadar akan terkunci, anda tidak bisa lagi bernapas meskipun sudah berusaha sekuat tenaga.

Ketika mayat anda diangkat paru – paru anda akan dipenuhi dengan air, tapi itu bukan sebab kematian anda. Setelah mati otot pernapasan akan mengendur dan air akan masuk dari hidung dan mulut anda.

Karena cara ini menurut saya bukanlah cara seseorang benar – benar niat bunuh diri jadi nilai rata – rata total akan saya kasih skor 0.

5. Bakar Diri

Bakar diri adalah cara yang cukup menderita tapi cepat matinya. Pastikan api yang dihasilkan besar. Dan tidak ada siapapun disekitar anda. Jika anda berhasil menyalakan api yang cukup besar keseluruh tubuh anda maka kurang dari 5 menit anda sudah tidak merasakan sakit lagi dan seketika itu juga tanpa sadar anda akan mati.

Api akan mengeringkan cairan dalam tubuh anda, ketika anda kekurangan cairan dengan cukup cepat maka tubuh anda akan mengalami shock yang artinya detak jantung turun, tekanan juga turun, anda akan merasa ngantuk gelap dan meninggal.

Api yang cukup besar juga akan cepat merusak sensor saraf sakit pada kulit anda ketika sel sensor saraf sudah rusak maka anda tidak lagi merasakan sakit meskipun otak anda masih hidup. Mayat anda juga dalam kondisi kering, bau tidak terlalu semerbak, ketika polisi menemukan juga tinggal gotong aja tapi kondisi mayat anda menyeramkan.

Biaya: Murah (nilai 7)
Kecepatan mati: cepat (nilai 7)
Tingkat Penderitaan: Cukup (nilai 5)
Tingkat Kerepotan: Baik (nilai 7)
Nilai rata – rata: 6.5

6. Menyayat Nadi

Siapkan pisau yang cukup tajam, surat wasiat, kunci pintu kamar, maka anda akan bunuh diri dengan tenang. Ada 2 tempat di tangan yang membuat anda cepat mati, satu di pergelangan tangan yang satunya lagi ada di siku tapi bagian kulit yang cerah, saya tidak menyarankan menyayat leher karena tempat nadi pada leher cukup dalam melalui daging.

Anda akan kehabisan tenaga dan keberanian anda akan turun sebelum anda berhasil mengenai nadi, anda akan kehabisan darah dengan lambat dan anda mati dengan lambat pula. Menjadikan kesempatan untuk ditolong orang makin besar. Maka, tujuan anda tidak tercapai.

Sayat pergelangan anda 2 – 3 cm coba sedikit dalam, dengan cara membujur jangan horizontal. Rasakan terlebih dulu denyutnya maka disitulah letak sayatan. Rasa sakit muncul ketika jaringan di dalam kulit bersentuhan dengan udara, ketika nadi telah robek, rasa sakit akan cepat berkurang karena darah dengan cepat mengucur.

Yang terjadi selanjutnya adalah anda akan shock, lemas, muncul perasaan takut, kemudian merasa ngantuk karena tekanan darah dengan cepat turun, detak jantung dari cepat kemudian melemah, selanjutnya anda mati. Jika anda tepat mengenai nadi dalam waktu kurang dari 5 menit anda sudah tidak sadarkan diri, dan sekitar 10 menit anda mati.

Biaya: Sangat Murah (nilai 8)
Kecepatan mati: Cepat (nilai 7)
Tingkat Penderitaan: Sangat Sedikit (nilai 9)
Tingkat Kerepotan Orang lain: Bagus (nilai 9)
Nilai Rata – Rata: 8.25

7. Menabrakkan Diri

Kalau cara ini yang anda pilih, apa sebenarnya maksud anda? Mau mati apa mau menderita, dan mendapat perhatian? Menabrakkan diri dengan kendaraan apapun tingkat keberhasilannya sangat rendah dan banyak orang di sekitar anda yang dapat menolong anda. Menabrakkan diri ke kereta mungkin tingkat keberhasilannya lumayan tinggi, karena tidak mungkin berhenti secara tiba-tiba.

Menempatkan tubuh anda pada rel kereta mungkin membuat anda mati cukup cepat. Paling tepat taruh leher anda pada rel kereta yang akan lewat, jangan terlalu cepat memasang posisi bunuh diri, jadi akan ada orang yang menolong anda. Kalau pinggang yang anda tempatkan pada rel kereta, anda akan punya waktu cukup lama untuk menderita. karena otak anda masih mendapat oksigen.

Biaya : Non Biaya (nilai 10)
Kecapatan mati : Cukup (nilai 5)
Tingkat Penderitaan : Sangat Tinggi (nilai 1)
Tingkat Kerepotan Orang Lain: Sangat Merepotkan (nilai 1)
Nilai rata-rata: 4.25

8. Menembakkan Pistol

Yah…. Dimana di Indonesia yang bisa dengan mudah mendapatkan pistol untuk bunuh diri? Anda harus berurusan dengan hukum atau penjahat jika ingin mendapatkan pistol. Dan lagi jika anda memegang pistol, yang saya pikirkan adalah anda malah berusaha bertahan hidup, dari ancaman kematian tentunya. Ehm…. Seandainya saja anda akhirnya bisa mendapatkan pistol. Yang pasti jika anda tidak terlatih pistol bisa meletus kapan saja dan bisa menembus bagian tubuh mana saja. Misalkan saja anda pemula, baru memegang pistol pertama kali.

Arah kan moncong pistol anda ke kepala, terserah bagian mana saja, kiri, kanan atau depan atau memasukkan ujung pistol kedalam mulut mengarah ke atas kemudian tarik pelatuk. Anda selesai….. tapi kenyataannya terkadang dengan tangan seorang pemula, pistol anda moncongnya agak melenceng dan tidak mengenai bagian yang mematikan.

Maka anda menderita, dan lagi suara pistol yang dihasilkan akan menarik perhatian orang -  orang sekitar anda. Semakin besar kesempatan anda di tolong. Jika anda tidak mati, sekiranya anda akan cacat selamanya. Bayangkan saja anda tidak tinggal di Indonesia, di Amerika misalkan. Senjata yang membuat anda mati dengan cepat adalah Shotgun, senjata itu membuat kepala anda pecah berserakan.

Biaya: Sangat Mahal dan Sulit Mendapatkan (nilai 0)
Kecepatan Mati: Cukup (nilai 5)
Tingkat Penderitaan: Cukup (nilai 5)
Tingkat Kerepotan Orang Lain: Cukup Merepotkan (nilai 3)
Nilai Rata – Rata: 3.25

9. Keracunan Gas

Jangan menggunakan gas beracun yang dipakai dalam perang, mematikan tapi sangat menyakitkan. Apa saja gas beracun dalam perang? Silahkan selancar di website. Cara paling indah adalah menggunakan gas Karbon Monoksida, beli gas itu di pabrik kimia di lingkungan anda. Bilang saja alasannya mau melakukan percobaan pada serangga.

Prosesnya sangat lambat tapi tidak terasa, Karbon Monoksida tidak berbau dan sama seperti gas yang kita hirup setiap hari. Hanya saja itu bisa mematikan untuk tubuh kita. Tutup pintu dan jendela rapat – rapat  buka gas Karbon Monoksida kemudian jangan lakukan apa – apa atau supaya lebih cepat bereaksi dengan tubuh lakukan sedikit gerak badan, jalan ditempat atau lari – lari kecil. Ketika ruangan sudah dipenuhi Karbon Monoksida, dan anda menghirupnya, oksigen dan karbon monoksida akan bercampur di paru – paru anda.

Tapi darah lebih mudah mengikat karbon monoksida dibandingkan dengan oksigen. Maka sekitar 5 sampai 10 menit anda akan pingsan. Jika  gas karbon monoksida masih terus mengalir, tidak lama lagi anda akan mati, anda berhasil tapi jika karbon monoksida berhenti mengalir bisa jadi anda bangun lagi. Ketika gagal pun fungsi tubuh anda masih bisa kembali normal. 

Jika anda kesulitan mencari karbon monoksida. Asap yang dihasilkan motor juga bisa membuat anda mati, hanya saja berbau dan bikin batuk. Nyalakan motor anda didalam ruangan tertutup dan beraktifitaslah seperti biasa. Makanya, jika anda tidak berniat bunuh diri jangan sekali – kali memanasi motor atau mobil anda di dalam rumah. Itu bisa membunuh anda dan bahkan keluarga.

Biaya: Cukup (nilai 5)
Kecepatan Mati: Cukup (nilai 5)
Tingkat Penderitaan: Sangat baik sekali (nilai 10)
Tingkat Kerepotan Orang Lain: Tidak Merepotkan (Nilai 10)
Nilai Rata – Rata: 7.5

10. Harakiri atau Seppuku

Harakiri atau Seppuku ada di negara Jepang. Tapi saya jelaskan disini, Harakiri atau Seppuku adalah bunuh diri dengan pisau yang sangat tajam kemudian menempatkan pada perut. Bukan dengan cara ditusuk tapi dengan merobek perut dan mengeluarkan isi perut. Jika anda melakukan cara ini maka penderitaan anda cukup lama.

Jika cukup kuat dan sebelum anda kehilangan banyak darah mungkin anda bisa mengenai bagian vital tubuh dan anda mengalami pendarahan yang cukup membuat anda mati dengan cepat, tapi bayangkan jika kehabisan tenaga dan darah ketika perut separuh robek. Yang terjadi adalah anda masih hidup,dan usus anda akan terburai, anda tidak akan mati cepat hanya dengan usus terburai, bahkan anda masih bisa berjalan.

Itulah mengapa di Jepang terdapat seorang pendamping yang biasanya memegang pedang Samurai dan membantu memenggal kepala. Tapi itu bukanlah bunuh diri namanya, tapi anda dipaksa untuk mati. Lihat saja film – film Jepang, apakah mereka benar – benar berniat bunuh diri. Saya akan menilai tanpa melihat bunuh diri ini biasanya dibantu oleh orang lain.

Biaya: Sangat Mahal dan Sulit Didapatkan (nilai 0)
Kecepatan Mati: Sangat Lambat Sekali (nilai 0)
Tingkat Penderitaan: Sangat Menderita Sekali (Nilai 0)
Tingkat Kerepotan Orang Lain: Cukup (nilai 5)
Nilai Rata – Rata: 1.25

Pesan saya, pasrahlah pada Allah SWT.

Bencana atau berkah semua dari Allah, jadi jika Allah berkehendak, siapa kita bertanya tentang kehendakNya?

Cara Mengetahui Tanda tanda Seseorang Akan Bunuh Diri


Bunuh diri merupakan penyebab utama kematian di Amerika Serikat, dengan 37.500 kasus bunuh diri tercatat pada tahun 2010. Seseorang di Amerika melakukan bunuh diri, rata-rata, setiap 13 menit.[1] Bunuh diri dapat dicegah.

Orang-orang yang sedang mempertimbangkan bunuh diri sering menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka sadar akan risikonya sebelum mencobanya, dan petunjuk ini akan membantu Anda mengenali tanda-tanda bunuh diri dan mencoba untuk mencegahnya. Jika Anda atau seseorang yang Anda tahu terlihat seperti ingin bunuh diri, atau mencoba bunuh diri, penting untuk membawa orang tersebut ke rumah sakit segera.

Jika Anda berada di Indonesia, Anda dapat menghubungi saluran HOTLINE 500-454 untuk konseling berbagai masalah psikologis, termasuk keinginan bunuh diri.

Jika Anda berada di AS, Anda dapat menghubungi 911 untuk panggilan darurat atau mencapai hotline bunuh diri dengan menelepon 800-SUICIDE (800-784-2433) atau 800-273-TALK(800-273-8255).[2]. Jika Anda berada di Inggris, hubungi 999 untuk panggilan darurat atau 08.457 90 90 90 untuk mencapai hotline bunuh diri.

Mengenali Tanda Peringatan Mental dan Emosional

1. Ketahui pola pikir bunuh diri.

Ada beberapa pola pikir yang sering muncul di antara mereka yang mencoba bunuh diri.[4] Jika seseorang memberi tahu Anda bahwa mereka mengalami satu atau lebih dari masalah ini, ini mungkin perlu diperhatikan lagi dengan serius. Contohnya :
Individu yang ingin bunuh diri sering berpikir secara obsesif, tidak dapat berhenti berpikir tentang bunuh diri.

Individu yang ingin bunuh diri sering percaya bahwa tidak ada harapan lagi bagi mereka, dan tidak ada cara untuk mengakhiri rasa sakit mereka selain bunuh diri.

Orang yang ingin bunuh diri sering menganggap bahwa hidup itu tidak berarti, atau percaya bahwa mereka tidak memiliki kontrol atas kehidupan mereka.

Individu yang ingin bunuh diri sering menggambarkan sensasi bahwa otak mereka seperti dalam kabut, atau mengalami kesulitan berkonsentrasi.

2. Kenali emosi ingin bunuh diri.

Orang yang ingin bunuh diri sering terganggu keadaan emosional mereka yang dapat menyebabkan mereka untuk bertindak dengan drastis. Sebagai contoh:

Orang bunuh diri sering menderita perubahan suasana hati yang ekstrim.[5]

Individu yang ingin bunuh diri sering mengalami kemarahan ekstrim, atau perasaan dendam.[6]

Orang yang ingin bunuh diri sering memiliki tingkat kecemasan yang tinggi.[7] Mereka juga sering marah.[8]

Orang bunuh diri sering mengalami perasaan bersalah atau malu yang kuat, atau menganggap bahwa mereka adalah beban bagi orang lain.[9]

Orang bunuh diri sering mengalami rasa kesepian atau terisolasi, bahkan ketika di antara orang lain,[10] dan juga mungkin menunjukkan tanda-tanda malu atau merasa terhina.[11]

3. Kenali peringatan lisan.

Ada banyak petunjuk verbal yang mungkin menandakan bahwa seseorang mungkin mengalami hal-hal di atas dan mungkin berencana untuk bunuh diri. Sebagai contoh, jika seseorang berbicara banyak hal yang berhubungan dengan kematian, hal ini dapat menjadi tanda peringatan jika itu adalah sesuatu yang orang tersebut biasanya tidak lakukan.[12] Ada juga banyak petunjuk verbal lainnya yang perlu diperhatikan, seperti orang yang membuat salah satu pernyataan di bawah ini.[13][14][15]

"Tidak ada untungnya," "Hidup ini tidak layak hidup," atau "Ini tidak ada artinya lagi."
"Mereka tidak akan sakiti aku lagi karena aku tidak ada."

"Mereka akan merindukanku saat aku pergi," atau "Anda akan menyesal ketika aku pergi."

"Aku tidak tahan sakitnya," atau "Aku tidak bisa melakukannya lagi – hidup ini terlalu sulit."

"Aku sangat kesepian aku harap aku bisa mati."

"Anda/keluarga/temanku/pacarku akan lebih baik tanpa aku."

"Lain kali aku akan menggunakan pil yang cukup untuk melakukannya dengan benar."

"Jangan khawatir, aku tidak akan berada di sini ketika menghadapi itu."

"Aku tidak akan mengganggumu lebih lama lagi."

"Tidak ada yang memahami aku - tidak ada yang merasa apa yang aku rasakan."

"Aku merasa seperti tidak ada jalan keluar," atau "Tidak ada yang bisa aku lakukan untuk membuatnya lebih baik."

"Aku lebih baik mati," atau "Kalau saja aku tidak pernah lahir."

4. Waspadalah terhadap peningkatan susasana hati yang mendadak.

Perlu diingat bahwa potensi tertinggi untuk bunuh diri belum tentu ketika seseorang pada saat kondisi terburuk, tetapi mungkin malah ketika mereka tampaknya menjadi lebih baik.

Perbaikan suasana hati secara mendadak dapat menunjukkan bahwa orang tersebut telah yakin dan terima dengan keputusan untuk mengakhiri hidup mereka, dan bahkan mungkin memiliki rencana untuk melakukannya.[16]

Karena itu, jika seseorang telah menunjukkan tanda-tanda depresi atau keinginan bunuh diri dan tiba-tiba tampak jauh lebih bahagia, Anda harus mengambil langkah-langkah pencegahan secepatnya.

Mengenali Tingkah Laku Sebagai Tanda Peringatan

1. Carilah tanda-tanda "menyelesaikan semua masalah."

Orang yang berencana bunuh diri dapat mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan urusan mereka sebelum bunuh diri.[17] Ini adalah tanda peringatan besar, karena seseorang yang menyelesaikan semua masalahnya mungkin memiliki rencana bunuh diri. Seseorang yang ingin bunuh diri dapat melakukan beberapa hal di bawah:

Memberikan harta berharga mereka.[18]

Mengatur keuangannya, seperti tiba-tiba menulis surat wasiat.[19]

Mengucapkan selamat tinggal pada orang-orang terkasih. Seseorang yang sedang mempertimbangkan bunuh diri mungkin akan secara tiba-tiba mengucapkan selamat tinggal pada waktu yang tidak biasa.[20]

2. Perhatikan perilaku berbahaya dan sembrono.

Karena orang bunuh diri merasa tidak ada alasan untuk hidup, mereka mungkin mengambil risiko yang dapat menyebabkan kematian, seperti mengemudi sembrono. Berikut adalah beberapa tanda-tanda potensial yang perlu diperhatikan:

Penggunaan obat yang berlebihan (legal maupun ilegal) dan alkohol.[21]

Mengemudi sembrono, seperti mengemudi terlalu cepat atau ketika mabuk.[22]

Seks yang tidak aman, biasanya dengan beberapa orang.[23]

3. Carilah cara-cara untuk bunuh diri.

Cari tahu apakah orang tersebut baru-baru ini membeli pistol,[24] atau mungkin menimbun pil legal atau ilegal.[25]

Jika seseorang tampaknya mengumpulkan obat atau membeli senjata baru secara tiba-tiba, sangat penting untuk bertindak cepat. Setelah rencana mereka selesai dipikirkan, mereka bisa bunuh diri kapan pun mereka mau.[26]

4. Sadarilah akan kurangnya kehidupan sosial.

Menghindari teman, keluarga, atau rekan kerja itu umum di antara orang yang ingin bunuh diri, yang sering diam-diam menarik diri dari interaksi sosial sehari-hari.[27]

Ambil tindakan, bukan hanya mendengarkan orang berkata "Saya hanya ingin sendirian."

5.Perhatikan setiap perubahan ekstrim dalam rutinitas.

Jika seseorang tiba-tiba berhenti mengunjungi permainan basket setiap minggu atau malam permainan tim favorit mereka, ini bisa menjadi tanda peringatan.

Tidak mau pergi keluar atau mengambil bagian dalam kegiatan yang biasanya mereka nikmati bisa menunjukkan bahwa seseorang merasa tidak bahagia, depresi, atau mungkin ingin bunuh diri.[28]

6. Perhatikan perilaku lesu yang tidak biasa.

Individu yang ingin bunuh diri dan depresi sering memiliki sedikit tenaga untuk tugas-tugas mental dan fisik yang dasar. Khususnya, waspada akan:

Kesulitan yang tidak biasa membuat keputusan biasa.[29]

Kehilangan minat pada seks.[30]

Kurangnya energi, hanya ingin tidur sepanjang hari.[31]

7. Perhatikan tanda-tanda peringatan di usia remaja.

Jika orang tersebut adalah seorang remaja, perhatikan tanda-tanda peringatan tambahan dan kemungkinan pemicu bagi para remaja.[32][33] Contoh:

Remaja ini bermasalah dengan keluarga atau hukum.

Keadaan hidup seperti putus cinta, tidak masuk ke perguruan tinggi pilihan mereka, atau kehilangan teman dekat.

Kurangnya teman, kesulitan dalam situasi sosial, atau penarikan diri dari teman-teman dekat.
Masalah perawatan diri, seperti kurang makan atau makan berlebihan, masalah kebersihan seperti jarang mandi, atau kurangnya perhatian tentang penampilan (misalnya, seorang remaja yang yang tiba-tiba berhenti menggunakan riasan atau berpakaian dengan baik).

Menggambar atau melukis adegan kematian.

Perubahan mendadak dalam perilaku normal mereka seperti penurunan nilai drastis, perubahan kepribadian yang drastis, atau tindakan memberontak juga bisa menjadi tanda-tanda peringatan.[34]

Kondisi gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia juga dapat menyebabkan depresi, kecemasan, dan bahkan bunuh diri. Seorang anak atau remaja yang sering diganggu atau sering mengintimidasi orang lain juga mungkin berada pada risiko yang lebih tinggi untuk bunuh diri.[35].
Share on :
Panduan Lengkap Bunuh Diri Paling Cepat Dan Tidak Menyakitkan
Panduan Lengkap Bunuh Diri Paling Cepat Dan Tidak Menyakitkan
Reviewed by Dylan Heyes
Published :
Rating : 4.5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar