Rahasia Terlarang Jualan Seks Nikmat di Facebook

Polisi Tangkap Pemilik Akun Lorenz Afecto Penjaja Wanita di FB

Polisi Tangkap Pemilik Akun Lorenz Afecto Penjaja Wanita di FB Polisi mengungkap prostitusi online di FB.

Jakarta - Polres Jaksel membongkar prostitusi online via Facebook yang menjajakan wanita ABG untuk pria hidung belang. Polisi menangkap seorang muncikari berinisial RQ.

"Untuk kasus perdagangan orang yang kami tangani, ini modusnya memperdagangkan orang dengan tujuannya eksploitasi seksual," kata Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan AKP Reza Mahendra kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II Nomor 42, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

AKP Reza mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai akun FB dengan nama 'Lorenz Afecto'. Polisi langsung melakukan penyelidikan.

"Bahwasanya ada akun Facebook yang bernama 'Lorenz Afecto' yang memperdagangkan wanita untuk menjadi PSK, dan pada saat itu kami coba melakukan penyelidikan, terus bisa berkomunikasi dengan pelaku dan mencari tahu, apakah betul hal ini terjadi," ujarnya.

Reza mengatakan upaya pelaku dalam menggaet wanita untuk menjadi anak buahnya adalah dengan membagi hasil setengah-setengah.

"Nanti dibagi dua, sama korbannya, kalau 1 orang Rp 1.500.000, nanti akan dipotong buat jatah dia Rp 750.000. Tapi tentunya akan dipotong lagi, potong lagi, modusnya trafficking, menjerat utang," katanya.

Pelaku ditangkap di sebuah hotel di daerah Jakarta Selatan. Saat penangkapan, polisi juga mengamankan wanita yang diduga dijual oleh RQ.

Hingga saat ini pihak kepolisian sudah meminta Kominfo menghapus akun Facebook tersebut. Pelaku akan dikenai Pasal 2 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Sedangkan wanita yang dijual RQ masih menjalani pemeriksaan.
Share on :
Rahasia Terlarang Jualan Seks Nikmat di Facebook
Rahasia Terlarang Jualan Seks Nikmat di Facebook
Reviewed by Dylan Heyes
Published :
Rating : 4.5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar